Sepatu Bolong, Hati yang Tangguh (Karya : Lesti Hastika, SE)

Sepatu Bolong, Hati yang Tangguh

Karya : Lesti Hastika, SE

Pemenang Lomba Menulis Cerpen Bulan Bahasa 2025 – Juara 1

Udara pagi di desa Baturetno masih basah oleh embun. Jalanan tanah yang becek seolah menjadi teman lama bagi langkah-langkah kecil Hanif setiap hari. Di pundaknya tergantung tas lusuh yang sudah dijahit berkali-kali oleh ibunya, dan di kakinya… ada sepasang sepatu robek yang solnya mulai terlepas. Terlihat jelas sepatu itu sudah tidak layak dipakai, telapaknya sudah hampir terlepas, tali sepatu nya pun sudah berganti dengan tali rafia berwarna kuning.

Namun Hanif tak pernah mengeluh. Ia tetap berjalan dengan cepat menuju sekolah. Ia sangat takut jika harus terlambat mengikuti pelajaran. Setiap kali melangkah, terdengar suara “plek…plek…” dari sepatu kirinya yang mulai kehilangan bagian bawah. Sepatu bolong yang harus terus melangkah. Terkadang teman-temannya menertawakan, tapi Rafi hanya tersenyum. Wajah mungkin saja bisa berbohong, namun hati siapa yang tau. Ia kerap kali bersedih jika teman-teman mengejek sepatu lusuh nya itu. “Kalau aku berhenti cuma karena sepatu,” katanya dalam hati, “bagaimana aku bisa menggapai cita-citaku?” ujar hanif didalam hati, berusaha menguatkan hati nya kembali. Mengembangkan senyumnya kembali.

Sesampainya di sekolah, Hanif segera menukar sepatunya di depan kelas agar tidak mengotori lantai. Bu guru Intan memperhatikan anak itu dengan haru. Ia tahu betapa keras perjuangan Hanif.  Ibunya bekerja sebagai buruh cuci di rumah tetangga, dan ayahnya hanya seorang buruh harian lepas. Meski begitu, Hanif selalu duduk di barisan depan, mencatat setiap kata, memperhatikan dengan seksama penjelasan dari guru dan tak pernah absen. Walaupun hujan, ia tetap datang kesekoah dengan membawa mimpi dan sejuta harapan.

Suatu hari, hujan turun deras ketika jam sekolah telah usai. Hanif hanya menunggu di teras sekolah, menatap sepatunya yang semakin basah. Benang jahitan mulai terurai dan sol nya nyaris copot seluruhnya. Temannya yang Bernama Ahmad, mendekat sembari menatap sepatunya itu. “Nif, kenapa kamu enggak minta sepatu baru ke Ibumu”? tanya Ahmad dengan nada heran. Hanif hanya tersenyum “Ibu bilang, sepatu ini masih bisa jalan. Kalau masih bisa jalan berarti belum waktunya diganti.” Ujar Hanif tanpa rasa sedih. Ahmad terdiam. Ada sesuatu dalam kata-kata Hanif yang menancap dihati nya.

Suatu pagi, ketika Hanif berangkat sekolah, tali sepatunya tiba-tiba putus di tengah jalan. Ia berusaha mengikatnya lagi, tapi solnya ikut terlepas. Saat itu, hujan turun deras dan jalanan berubah menjadi lumpur.

Hanif menatap sepatunya yang nyaris hancur. Ia ragu, harus pulang kerumah atau tetap berjalan? Kalau pulang, ia pasti terlambat dan mungkin dihukum karena tidak masuk sekolah tanpa keterangan. Tapi kalau tetap berjalan, sepatu itu bisa benar-benar rusak. Hanif menggigit bibirnya, lalu memutuskan melanjutkan langkahnya tanpa sepatu. Ia menggulung celananya dan berjalan kaki di jalan berlumpur, menentang dinginnya air hujan. Semangat siswa kelas 6 SD itu tidak pernah padam. Ketika ia sedih, ia langsung teringat dengan ayah dan ibunya. Mengingat susahnya perjuangan ayah dan ibu selama ini yang selalu mendukung ia agar tetap bisa sekolah dan belajar sama seperti anak-anak seusianya.

Sesampainya di sekolah, beberapa teman menertawakannya karena datang tanpa sepatu. “Wah, Hanif jadi anak kampung beneran!” kata salah satu temanya sambil tertawa. Namun Hanif menatap mereka dengan tenang. “Nggak apa-apa, yang penting aku tetap datang untuk belajar,” jawabnya dengan tenang sembari tersenyum tipis.

Bu Intan yang mendengar kejadian itu langsung menghampiri dan menenangkan Hanif. Di dalam hatinya, beliau menahan tangis bangga melihat keteguhan hati anak itu. Hanif Abdullah, ia betul…. itulah nama seorang anak laki-laki yang memiliki keteguhan hati. Anak laki-laki yang memiliki hati yang besar dan lapang untuk menerima dan mengendalikan diri saat menghadapi kesulitan dan musibah, yang akhirnya membawa kedamaian dan kebahagiaan untuk dirinya nanti.

Beberapa hari kemudian, saat upacara bendera, Bu Rina memanggil nama Hanif ke depan. “Hari ini, sekolah kita ingin memberikan penghargaan kepada Hanif, siswa yang menunjukkan semangat luar biasa.” Ujar Bu Intan dengan penuh semangat. Seluruh murid dan guru-guru yang hadir bertepuk tangan. Hanif maju dengan wajah merah menahan haru. Matanya berkaca-kaca. Bu Intan lalu menyerahkan sebuah kotak kecil. Ketika dibuka, di dalamnya ada sepasang sepatu baru berwarna hitam mengilap.

Hanif menatap sepatu itu lama sekali. Air matanya jatuh, bukan karena kesedihan. Bukan karena luka, atau lelah menghadapi  hidup yang keras. Air matanya jatuh, bukan karena sedih, tapi karena bahagia dan bangga. Air mata itu bukan tanda kelemahan. Melainkan bukti bahwa ia telah berani bertahan. Bukan tangisan duka, melainkan ungkapan jiwa yang telah menang melawan putus asa. Tetes air mata itu lahir dari dada yang penuh rasa syukur dari hati yang akhirnya tahu, bahwa setiap langkah kecil tak pernah sia-sia. Ia menatap hasil perjuangannya dengan senyum yang bergetar. Ingatan tentang jalan berlumpur, sepatu robek dan ejekan teman-teman terlintas seperti bayangan dibenaknya. Namun kini semua itu terasa indah. Ia memeluk sepatunya seolah memeluk semua perjuangan yang telah ia lalui.

Hari itu, Hanif belajar satu hal berharga: Bahwa Ketangguhan bukan berarti tidak pernah kekurangan, orang yang tangguh bukanlah yang selalu punya segalanya, tapi yang tetap semangat walau serba terbatas. Orang yang tangguh tidak mudah menyerah, meski sepatunya rusak, bukunya lusuh, atau hujan turun di jalan. Ia terus berusaha, karena tahu setiap langkah kecil bisa membawanya lebih dekat pada cita-cita. Ketangguhan adalah keberanian untuk terus melangkah, walau keadaan tidak selalu mudah. Itulah kekuatan sejati ,bukan karena tidak pernah kekurangan, tetapi kerena tidak pernah berhenti berjuang.

Dan sejak saat itu, setiap kali ia memakai sepatu barunya, ia tak lupa menatap sepatu lamanya yang masih tersimpan di rumah sebagai pengingat, bahwa langkah besar selalu dimulai dari keberanian menapaki jalan yang sulit.

Ikuti kegiatan kami melalui :

🔍 Website : https://kuttabdaarussalaam.com/

📷 Youtube : https://www.youtube.com/@kuttabdaarussalaam6235/video

📱Instagram :

https://www.instagram.com/yayasanzamzamwannakhla/

https://www.instagram.com/kuttabdaarussalaam_jogja/

https://www.instagram.com/kbhalimahassadiyah/

https://www.instagram.com/rbqdaarussalaam/

https://www.instagram.com/rumahbaca_daarussalaam/

Jazakumullah Khoir ☺🙏

 

“TONGGAK AWAL PENDIDIKAN”

Facebook
Twitter
WhatsApp
Berita Lainnya

Menimba Ilmu untuk Menguatkan Visi: Halaqah Ilmiah Ustadz dan Ustadzah Daarussalaam “Dan katakanlah: Wahai Rabbku, tambahkanlah kepadaku ilmu.” (QS. Taha: 114) “Maka bertanyalah kepada ahlinya jika kamu tidak mengetahui.” (QS. An-Nahl: 43) Allah ﷻ mengajarkan doa yang begitu agung dalam

✨ TABLIGH AKBAR DAARUSSALAAM – TARHIB RAMADHAN ✨ _____________________ Ramadhan bukan sekadar datang…, Ia adalah madrasah jiwa. Sudahkah kita siap menjadikannya benar-benar sebagai bulan tarbiyah? Sudahkah masjid menjadi pusat perubahan diri dan keluarga kita? Dalam rangka 3 Tahun Masjid Daarussalaam,

Surat Cinta Untuk Ustadzah Karya : Arastika Safitri Pemenang Lomba Menulis Cerpen Bulan Bahasa 2025 – Juara 2 (Kisah ini tercipta dari kumpulan dialog iman para santri, pengalaman seseorang dan dipadu dengan kisah non fiksi. Semoga Allah jaga iman kita

Bantul- Dalam rangka memperingati Bulan Bahasa, Kuttab Darussalam menyelenggarakan rangkain acara kegiatan edukatif dan inspiratif bertajuk “Bersatu dalam Bahasa, Beradab dalam Kata, Beriman dalam Jiwa”. Kegiatan yang bertajuk “membaca, menulis dan berkarya” ini berlangsung selama sepekan yaitu dari tanggal 7

Dzulqa’dah: Bulan Mulia, Waktu Persiapan Menuju Puncak Ibadah “Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram…”(QS. At-Taubah: 36) Dzulqa’dah: Di Antara Empat Bulan

“Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim) KAHVI & Sidang Munaqosyah Ke-3: Menjaga Api Iman di Bulan Syawal, Meneguhkan Jalan Dakwah Alhamdulillah, pada hari Sabtu, 19 April 2025, telah terselenggara

Mengkhatamkan Al-Qur’an dalam 1 Hari dengan Metode Halaqoh (15 Halaqoh) ala Santri Kuttab Daarussalaam Bismillahirrahmanirrahim. Ingin merasakan nikmat khatam Al-Qur’an dalam sehari? Santri Kuttab Daarussalaam sudah membuktikan keberkahan metode halaqoh 30 juz ini! Santri-santri Kuttab Daarussalaam telah mempraktikkan metode khatam

Buka Bersama Keluarga Besar dalam Acara KAHVI Spesial Ramadhan Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barang siapa yang memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa itu tanpa mengurangi pahala orang

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda: “Barang siapa yang memberi makan kepada orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut sedikit pun.”(HR. At-Tirmidzi) Pada Sabtu, 08 Maret 2025,

Menggulir Pahala dengan Berbagi di Bulan Ramadhan Rasulullah ﷺ bersabda: “Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun.” (HR. Tirmidzi). Hadis ini mengajarkan kita

Adab Berbuka Puasa Sesuai Sunnah: Meneladani Rasulullah ﷺ Berbuka puasa adalah momen yang dinantikan setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Namun, dalam Islam, berbuka bukan sekadar soal makan dan minum, melainkan bagian dari ibadah yang memiliki adab tersendiri. Mari kita

Sambut Ramadhan dengan Ilmu: Bekal Agar Ibadah Lebih Bermakna Ramadhan adalah bulan penuh berkah, ampunan, dan kesempatan emas untuk meningkatkan ibadah. Namun, sering kali kita menyambutnya dengan persiapan fisik semata, seperti menyiapkan menu sahur dan berbuka, tetapi kurang memperhatikan bekal

MENUNTUT ILMU DENGAN NIAT IKHLAS Sebuah Refleksi dari Kitab Ayyuhal Walad Di tengah kesibukan dunia yang semakin menggiurkan, penting bagi kita untuk selalu mengingat hakikat dari setiap amal yang dilakukan, terutama dalam menuntut ilmu. Kajian-kajian Islam seringkali mengajak kita merenungkan

Persiapan Menjelang Ramadhan: Apa Saja yang Perlu Dilakukan? Ramadhan adalah bulan penuh berkah yang dinanti-nanti oleh setiap Muslim. Agar dapat menjalani ibadah dengan optimal, persiapan yang matang sangat diperlukan. Berikut adalah beberapa langkah persiapan Ramadhan yang sesuai dengan Sunnah dan

Keutamaan Bulan Sya’ban Bulan Sya’ban merupakan salah satu bulan yang memiliki keutamaan dalam Islam. Bulan ini adalah waktu persiapan menuju bulan Ramadhan dan memiliki berbagai amalan yang dianjurkan. Bulan Sya’ban juga dapat diibaratkan sebagai bulan menyiram kebaikan setelah yang kita

Penulis: Muhammad Abdurrazak Al Falakh, DKM Masjid Daarussalaam// Juara 3 Lomba Menulis Artikel Gebyar Bulan Bahasa 2024 Dari Lisan ke Hati: Membentuk Adab Melalui Bahasa Bahasa adalah anugerah terindah yang dimiliki manusia, lebih dari sekadar alat untuk berkomunikasi. Ia adalah

Kunjungan Studi Tiru Yayasan Lebah Sentolo ke Kuttab Daarussalaam “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Maka hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka berkata

Kunjungan Silaturahmi Pondok PERSIS Bangil ke Daarussalaam Pada Kamis, 23 Januari 2024, Pondok Pesantren Persatuan Islam (PERSIS) Bangil melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Masjid Daarussalaam, yang berada di bawah naungan Yayasan Zam-zam Wan Nakhla. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 08.00 hingga

Penulis: Rizqi Munandar, Guru Kisah Nabi// Pemenang Lomba Menulis Artikel Gebyar Bulan Bahasa 2024 MEMBANGUN GENERASI MELALUI KEKUATAN BAHASA DAN LITERASI Bahasa memiliki peran yang sangat penting dalam pembentukan karakter seseorang karena bahasa adalah alat utama yang digunakan untuk berkomunikasi,

Revolusi Pengelolaan Masjid Jadikan Masjid Pusat Kehidupan Umat dengan Pendekatan Profesional dan Solusi Inovatif untuk Menjawab Tantangan Zaman. Resensi Buku: Manajemen Masjid Judul: Manajemen Masjid: Gerakan Meraih Kembali Kekuatan dan Potensi Masjid Penulis: Budiman Mustofa, Lc. Penerbit: Ziyad Books Tahun

Kemuliaan dan Tantangan Menjadi Guru Al-Qur’an Menjadi guru Al-Qur’an adalah salah satu profesi yang penuh dengan kemuliaan. Sebagaimana disebutkan dalam hadis, “Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya,” profesi ini membawa kebaikan yang tak terhingga. Rasulullah SAW bahkan menyebut

Persiapan Menuju Usia 40 Tahun Usia 40 tahun dalam Islam dianggap sebagai fase penting yang menandai puncak kedewasaan dan kematangan seseorang. Allah ﷻ berfirman dalam Al-Qur’an: “Hingga apabila dia telah dewasa dan umurnya mencapai empat puluh tahun, dia berdoa: ‘Ya

Jadilah Muslim Hebat! Temukan Inspirasinya di Buku Ini Pernah merasa stuck dalam hidup? Ingin jadi versi terbaik dirimu tapi nggak tahu mulai dari mana? Buku “Muslim Hebat” karya Abu Umar Abdillah punya jawabannya! Buku ini ngajak kita berubah dari biasa

Bulan Rajab: Waktu Menanam Amal Kebaikan Bulan Rajab adalah salah satu bulan haram yang dimuliakan oleh Allah ﷻ. Bulan ini sering diibaratkan sebagai waktu untuk menanam amal kebaikan, karena posisinya sebagai momen awal mempersiapkan diri menuju Ramadan. Rajab dalam Al-Qur’an

Keberagaman dalam Bingkai Islam Dalam Al-Qur’an, Allah ﷻ berfirman: “Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, lalu Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sungguh, yang paling mulia di antara kamu

Menanamkan Nilai Adab pada Santri Kuttab Daarussalaam

Menanamkan nilai adab dan akhlak sejak dini pada santri Kuttab Daarussalaam Menanamkan nilai adab dan akhlak sejak dini pada santri Kuttab Daarussalaam merupakan langkah penting dalam membentuk karakter islami yang kuat. Di Kuttab Daarussalaam, kami percaya bahwa pendidikan adab dan

Membangun Komunikasi Islami untuk PPDB 2024-2025

Membangun Keterampilan Berbicara dengan Akhlak Qur’ani dalam Kegiatan PPDB 2024-2025 Kuttab Daarussalaam Dalam rangka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2024-2025, Kuttab Daarussalaam memperkenalkan konsep pembelajaran latihan public speaking bagi para santri. Melalui media video promosi PPDB, para santri

Meningkatkan Literasi dan Akhlak Melalui Menulis di Mading Sekolah Menulis di mading sekolah menjadi salah satu kegiatan yang sangat bermanfaat bagi santri di Kuttab Daarussalaam. Melalui aktivitas ini, santri tidak hanya belajar menulis dengan baik, tetapi juga mengembangkan kemampuan literasi

BERITA & KEGIATAN YAYASAN ZAM-ZAM WAN NAKHLA KUNJUNGAN KE ISTANA KEPRESIDENAN YOGYAKARTA: MENGENANG KEMERDEKAAN INDONESIA SEBAGAI KARUNIA ALLAH ﷻ Dalam suasana yang penuh semangat dan syukur, anak-anak dari PAUD Halimah As-Sa’diyah pada hari Senin, 26 Agustus 2024, melakukan kunjungan ke

Berita & Kegiatan Yayasan Zam-Zam Wan Nakhla KAHVI – TPQ/RBQ Daarussalaam Membangun Keteladanan Orangtua dalam Pendidikan Anak Membangun Keteladanan Orangtua dalam Pendidikan Anak. Pendidikan anak dalam Islam bukan hanya merupakan tanggung jawab orangtua, tetapi juga amanah yang harus dipenuhi dengan

BERITA & KEGIATAN YAYASAN ZAM-ZAM WAN NAKHLA KAHVI – PAUD Halimah As-Sa’diyah & Kuttab Daarussalaam 🌼 Madrasah Bukan Laundry🌼 Dalam Islam, pendidikan anak adalah amanah besar yang diemban bersama oleh orang tua dan sekolah. Orang tua adalah pondasi pertama yang

Visi ; Menjadi Masjid yang Rahmatan Lil Alamin serta memberdayakan ummat Misi ; – menjadikan tata kelola masjid yang transparan dan informatif – menjadi masjid yang makmur kegiatan ubudiyah – menjadi masjid progresif yang mampu membina ummat disekitarnya

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ Ijin menginformasikan Laporan Penggunaan Dana Operasional Qurban 2024 Alhamdulillah, Biidznillah, kegiatan Qurban di Masjid Daarussalaam telah terlaksana pada 11 Dzulhijjah 1445, / Selasa, 18 Juni 2024 Dan atas kebaikan hati

للهُ اكبَرْ, اللهُ اكبَرْ اللهُ اكبَرْ لاالٰهَ اِلاالله وَاللهُ اَكبر, اللهُ اكبَرُوَِللهِ الحَمْد   بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ Kepada seluruh Keluarga Besar Yayasan Zam Zam Wan Nakhla rahimakumullah Di hari yang penuh berkah ini,

Jazakumullah khoir kepada para ustadz yang telah memberikan ilmu. Mengenai : Pemaparan tentang pengajaran Karima Dasar Pemaparan tentang aplikasi tentang pelaporan kegiatan TPQ pemaparan tentang Karima Tahsin kemudian, dilanjutkan dengan memperdalam pembelajaran didalam halaqoh per bidangnya. Bagian pembelajaran pengajaran bersama

  Dakwah di era society 5.0 menjadi tantangan tersendiri untuk lembaga pendidikan islam, khususnya Kuttab. Kuttab, sebagai lembaga pendidikan tertua dalam sejarah islam mendapatkan kesempatan untuk menjawab tantangan ini. Senin-Selasa, 29-30 Agustus 2022, Kuttab Daarussalaam mengutus perwakilan untuk menghadiri acara

Proses Pembangunan Masjid DaarussalaamAssalammualaikum warahmatullahi wabarakattuhAlhamdulillah Masjid Daarussalaam sedang melakukan proses pembangunan tahap kedua, pada proses pembangunan tahap dua ini sudah mulai melanjutkan pengerjaan pondasi bangunan. Semoga bermanfaat. Informasi :klik bio kami… Kunjungi web kami :https://kuttabdaarussalaam.com/Kunjungi sosial media :@yayasanzamzamwannakhla@kuttabdaarussalaam_jogja@pengasuhanhalimah_assadiyah@rbqdaarussalaam@rumahbaca_daarussalaam Sebelumnya

Wakaf ini bisa dimulai dengan keuangan terkecil. Masih dibuka peluang kebaikan untuk berpartisipasi dalam wakaf pembangunan Masjid Daarussalaam. . Bantu sebarkan link ini: https://kitabisa.com/campaign/wakafpembangunanmasjiddaarussalaamdanpkbmkuttabdaarussalaam

“Dari Abu Musa Al-Asy’ary radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya Allah benar-benar melihat di malam nishfu Sya’ban, lalu Dia mengampuni seluruh makhluk-Nya. Kecuali orang musyrik atau musyahin.” (HR. Ibnu Majah, dishahihkan oleh Al-Albani di dalam kitab

Satu keindahan yang tampak bagi kita orang-orang yang beriman, dimana bulan awal Rajab ini hadir dua bulan menjelang Ramadhan. Betapa indahnya seolah Allah memberi kesempatan kepada kita untuk memulai langkah untuk menghindari perbuatan dosa sehingga insya Allah kita menyambut Ramadhan

“Sabar dan Istiqomah dalam Proses Menuntut Ilmu Sesuai Tahapan dan Urutan” Kajian ini dibersamai Ust. Rifky Ja’far Thalib,Lc. dan Ust. Ridwan Hamidi, Lc., M.P.I., M.A. Berlokasi di Pendopo Grand Rohan Jogja. Semoga bermanfaat ☺️ Sebelumnya Selanjutnya

Pada hari Sabtu, 22 januari 2022 telah terlaksana seminar dan diskusi mengenai Manajemen dan Pengembanagan Pendidikan Kuttab. Mengulik mengenai makna Kuttab itu sendiri, sejarah mengenai Kuttab, jenjang Kuttab, perkembangan dan juga ilmu-ilmu yang harus dimiliki seorang guru. Selain itu yang

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْخَيْلُ فِي نَوَاصِيهَا الْخَيْرُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ و حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ وَابْنُ رُمْحٍ عَنْ اللَّيْثِ بْنِ سَعْدٍ ح و حَدَّثَنَا

وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ “Barangsiapa menempuh jalan menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan jalannya untuk menuju surga” (HR. At Tirmidzi no. 2682, Abu Daud no. 3641, dishahihkan Al Albani dalam Shahih

Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ كَمَفْحَصِ قَطَاةٍ أَوْ أَصْغَرَ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ “Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih